"Selamat Datang Di Blog Kami"

Kami Mengharap Bantuan Dari Rekan Shahabat Temen Serta elemen-elemen Yang Peduli Terhadap Masyarakat Yang Ada DiSekitaran Pengeboran Blok Cepu, Seyogyanya Mengawal & Ikut Serta Memikirkan Nasib Saudara Kita Yang Sampai Saat ini Belum Mendapatkan Apa Yang Menjadi Hak Mereka.


Selasa, 17 November 2009

Aksi Tuntut Konpensasi



Blok Cepu- Pagi itu, disaat matahari mulai memperlihatkan keahliannya dan sang burung mulai keluar dari sangkar mancari makanan sebagaimana aktifitas rutinnya, masyarakat Blok cepu pun juga begitu, tetapi anehnya masyarakat sekitar pengeboran yang dikelola oleh perusahaan raksasa paman sam itu tidak berbondong bondong kesawah untuk mencangkul ataupun pergi ke pasar tuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti biasanya di pasar desa gayam, akan tetapi segerombolan masyarakat ini pergi ke jalan poros yang menghubungkan desa gayam dan desa temlokorejo yang juga sebagai jalan masuk pekerja PT. Exterran yang dalam hal ini sebagai kontraktor yang cukup bonafit di bawah Exxon mobil, "ayo di blokir dalan iki, ben wong londo gak iso liwat" (ayo kita blokir jalan ini biar orang amerika tidak bisa lewat). Dan selidik punya selidik ternyata warga sekitar Blok Cepu ini akan mengeluarkan aspirasinya ke Exxon Mobil, dan ditempat terpisah ternyata segerombol Polisi sedang menjalankan kwajibanya dan bersiap-siap mengamankan aksi Masyarakat ini yang konon kabarnya mereka menuntut dana konpensasi atas akhir-akhir ini mereka (masyarakat) di ganggu bau yang menyengat yang bersumber dari PT tersebut.
akhirnya juga warga berhasil memblokir jalan tersebut, dan terlihat beberapa mobil yang mengangkut beberapa pegawai PT di stop dan disuruh untuk putar 180 derajat. meninggalkan kantornya Demi dipenuhi tuntutanya itu, masyarakat memblokir jalan dengan tumpukan kayu dan dibaka dan juga terlihat warga juga membakar ban bekas yang didapat dari bengkel terdekat.
Dalam aksi kali ini, Sekitar seribu Masyarakat meminta agar keluhan Masayarakat bawah ini di dengarkan dan dikabulkan apa keluhanya terkaet bau yang kurang bersahabat dengan masyarakat selama ini dihirup warga sekitar pengeboran. dan juga di sebutkan juga bahwa mereka menuntuk ganti rugi atas kerugian yang selama ini di deritanya akibat bau yang mengganggu aktifitasnya sehari-hari.
Sampai berita ini di tulis, belum ada pernyataan langsung dari pihak terkaet (Exxon) dalam mensikapi Aksi Ribuan Masyarakat Sekitar Terkait tuntutan yang di aspirasikan kali ini. (hez)